Batam Selayang Pandang

batampulau.jpgKota Batam adalah salah satu kota otonom yang dimekarkan dari status Kotamadya Batam, sesuai UU Nomor 53 tahun 1999, yang diperkuat dengan UU nomor 22 dan UU 32/2003  tentang pemerintahan daerah. Batam merupakan salah satu bagian dari wilayah administrasi pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang. Pusat pemerintahan dari kota yang berkontur geografis tubuh kalajengking ini terletak di Batam Center. Kota ini terdiri atas 12 kecamatan. Ketika dibangun pada tahun 1970-an awal kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk, namun pada Agustus 2007, telah berpenduduk 723.960 jiwa. Kota Batam merupakan sebuah pulau yang terletak sangat strategis di sebelah utara Indonesia dan terletak di jalur pelayaran internasional.

*************

PENDUDUK BATAM

Masyarakat Kota Batam merupakan masyarakat heterogen yang terdiri dari beragam suku dan golongan. Dengan berpayungkan budaya melayu dan menjunjung tinggi Bhinneka tunggal ika, Kota Batam kondusif dalam usahanya mendukung kegiatan ekonomi, sosial politik serta budaya dalam masyarakat. Kota ini memiliki laju pertumbuhan penduduk yang cenderung stabil.

PERTUMBUHAN EKONOMI

kapal2.jpgDalam kurun waktu tahun 2001 hingga tahun 2005 memliki rata-rata 6 persen pertahun. Pemerintah Kota Batam, sebagai Pemerintahan Otonom, kini mencatat angka pertumbuhan penduduk kota Batam mencapai 100 ribu jiwa pertahun. Kota Batam dengan segala kelebihan dan kekurangannya saat ini telah menjadi kota metropolis. Harapan masyarakat Batam pada khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya untuk menjadikan Batam sebagai lokomotif pembangunan Indonesia, telah menggerakkan kita untuk ikut serta dalam pembangunan, yang pada akhirnya Kota Batam dapat mewujudkan misinya menuju bandar dunia yang madani.

 

PEMERINTAHAN

ria-kecil.jpgDalam mewujudkan demokratisasi dan kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan di kota Batam, pada bulan Januari 2006 yang lalu, diselenggarakan pemilihan walikota dan wakil walikota Batam. Melalui proses yang tertib dan aman, maka terpilih dan ditetapkannya Drs. H. Ahmad Dahlan dan Ir. Ria Saptarika sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam periode 2006-2011. Walikota Batam Ahmad Dahlan adalah mantan Kepala Bagian Humas Otorita Batam dan mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau.

Sedangkan Wakil Walikota Ir Ria Saptarika, bekas anggota DPRD Provinsi Kepri, dari Partai Keadilan Sejahtera pada daerah pemilihan (Dapil) Batam.

Ahmad Dahlan, lahir di Batu Besar Nongsa. Ia berasal dari seorang ayah keturunan Selayar, Sulawesi Selatan. Sementara, Ria Saptarika lahir di Kabupaten Indragiri Hilir-Riau. Dia jebolan ISTN Jakarta.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, pada level jabatan struktural tertinggi di Pemerintah Kota Batam, Walikota dan Wakil Walikota Batam dibantu oleh Sekretaris Daerah. Saat ini, Sekretaris Daerah Kota Batam adalah Agussahiman, SH, warga Batam asal Kampar Kiri-Riau.

Sebelum dilantik pada tahun 2006 akhir sebagai Sekda Kota Batam, Alumnus Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru ini adalah mantan Kepala Dispenda Kota Batam.

Sarana dan prasarana

image0021.jpgBatam dalam perkembangannya dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas dasar yaitu fasilitas air bersih yang dikelola pada waduk-waduk penampungan air dengan total kapasitas produksi 1.357 liter/detik dan ketersediaan pasokan energi listrik di Kota Batam dilakukan melalui pembangkit listrik tenaga diesel dan tenaga gas yang menghasilkan daya 450,687 KVA.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, fasilitas pendidikan telah tersedia mulai dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah hingga tingkat perguruan tinggi. Terdapatnya fasilitas kesehatan berupa rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit swasta serta puskesmas, maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terpenuhi.

Pada masa kepemimpinan Walikota Ahmad Dahlan-Ria Saptarika, SPP untuk pelajar SD s/d SMA di daerah hinterland Batam di gratiskan, biaya berobat di Puskesmas, Pustu, Polindes (Kecuali RSUD) juga digratiskan.

 

Akses menuju Batam1barelang2.jpg

Akses menuju Kota Batam sangat mudah. dengan adanya pelabuhan laut domestik dan internasional serta didukung oleh Bandar Udara Internasional Hang Nadim memberikan daya tarik dalam kunjungan yang datang maupun keluar dari Kota Batam. Transportasi dalam kota pun didukung dengan keberadaan taksi, minibus serta bus kota yang melayani masyarakat dalam beraktivitas. Sebagai kota metropolis, di Batam juga tersedia bus angkutan kota, ber AC, dengan tarif murah hanya Rp 3000/rute. (iselantang)

~ oleh iselantang pada Oktober 11, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: